nama: Muhammad Farid Tafyulloh Al Azizi

nim: 06020125122

Kelompok 10 “Kepribadian, akhlak dan karakter dalam pendidikan islam”:

Dari materi ini saya memahami bahwa kepribadian, karakter, dan akhlak memang berbeda, tetapi saling berkaitan. Kepribadian adalah ciri khas cara seseorang berpikir dan merasa, karakter adalah nilai yang tertanam dan menjadi pegangan saat memilih, dan akhlak adalah perilaku yang tampak dari nilai itu. Contoh mahasiswa yang mengerjakan tugas sendiri tanpa menyalin pekerjaan teman membuat saya sadar bahwa pilihan kecil sehari-hari bisa menjadi cermin karakter sekaligus ikut membentuk kepribadian.

Kelompok 11″Analisis Emosi, Regulasi Diri, dan Student Well- BeingIntervensi Pedagogis serta Pendekatan Spiritual Perspektif Islam”:

Dari materi ini saya memahami bahwa kesejahteraan peserta didik (student well-being) tidak bisa dilihat dari nilai akademik saja. Emosi, regulasi diri, stres, kecemasan akademik, self-esteem, dan resilience saling berkaitan dan membentuk kondisi belajar siswa. Kasus Ahmad menunjukkan bahwa kecemasan sering lahir dari siklus yang berulang: label negatif pada diri, menunda belajar, waktu yang makin sempit, lalu cemas yang makin besar. Karena itu, kesulitan belajar tidak selalu berarti kurang cerdas, tetapi bisa berarti belum terampil mengelola emosi.

Leave a Reply