Efektivitas Game Find the Match Wordwall dalam Menanamkan Akhlak Terpuji

Perkembangan teknologi pendidikan menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu menyentuh ranah afektif peserta didik, khususnya dalam pembentukan akhlak terpuji. Salah satu bentuk inovasi tersebut adalah penggunaan game edukatif berbasis Wordwall, khususnya fitur Find the Match, yang memungkinkan siswa mencocokkan konsep dengan nilai-nilai akhlak secara interaktif. Dalam praktiknya, pembelajaran berbasis game ini mampu menggeser metode ceramah tradisional menuju pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna, sehingga siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses belajar (Nufus & Sholikin, 2026).

Secara empiris, penggunaan Wordwall dalam pembelajaran Akidah Akhlak terbukti meningkatkan pemahaman siswa, khususnya pada materi kejujuran dan amanah. Penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai dari rata-rata 54,6 menjadi 67,3 pada kelas eksperimen, yang menandakan bahwa media berbasis game mampu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna. Hal ini memperkuat bahwa fitur seperti Find the Match dapat menjadi sarana konkret dalam menghubungkan konsep akhlak dengan realitas kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai tersebut lebih mudah diinternalisasi oleh siswa (Nufus & Sholikin, 2026).

Selain itu, aspek minat belajar juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanaman akhlak. Penggunaan game edukasi Wordwall terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak, dengan nilai signifikansi 0,023 (< 0,05). Peningkatan minat ini menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih antusias dan terlibat dalam pembelajaran. Dalam konteks ini, Find the Match tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi sebagai alat pedagogis yang mampu membangun keterlibatan emosional siswa, yang merupakan kunci dalam proses internalisasi nilai-nilai akhlak terpuji (Putri & Anshori, 2024).

Lebih jauh, efektivitas Wordwall juga terlihat dari peningkatan keterlibatan (engagement) dan hasil belajar siswa dalam pendidikan Islam. Pembelajaran yang melibatkan interaksi aktif melalui game mampu mendorong siswa untuk memahami materi secara lebih mendalam, bukan sekadar menghafal. Hal ini menunjukkan bahwa gamifikasi, termasuk melalui fitur Find the Match, memiliki potensi besar dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna (meaningful learning) sekaligus membentuk karakter siswa. Dengan demikian, penggunaan Wordwall tidak hanya relevan sebagai inovasi teknologi, tetapi juga strategis dalam menanamkan akhlak terpuji secara berkelanjutan (Edu Religia, 2024).

Daftar Referensi

https://ejurnal.kampusakademik.my.id/index.php/jipm/article/view/354?utm_source=chatgpt.com
https://ejurnal.kampusakademik.my.id/index.php/jipm/article/view/354?utm_source=chatgpt.com
https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/37513?utm_source=chatgpt.com

Leave a Reply