Latar Belakang

siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep dalam materi fiqih, khususnya pada pembahasan sholat yang meliputi syarat, rukun, sunnah, serta hal-hal yang membatalkan sholat. Materi tersebut cenderung bersifat konseptual dan membutuhkan pemahaman yang mendalam serta kemampuan mengingat yang baik.Dalam praktiknya, proses perkuliahan fiqih seringkali masih menggunakan metode konvensional seperti ceramah dan diskusi, sehingga kurang memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Hal ini menyebabkan rendahnya minat belajar serta keterlibatan mahasiswa dalam memahami materi secara optimal.Selain itu, kondisi perkuliahan yang terkadang bertepatan dengan momentum tertentu seperti bulan Ramadhan, cuti bersama, dan libur Hari Raya Idul Fitri, menyebabkan keterbatasan dalam pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang tidak hanya fleksibel dan dapat diakses kapan saja, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa.Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pengembangan media pembelajaran berbasis teka-teki silang (TTS) pada materi fiqih sholat. Media ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami materi dengan cara yang lebih menarik, interaktif, serta melatih daya ingat dan pemahaman konsep secara menyenangkan.

Tujuan

  1. Meningkatkan kualitas perkuliahan fiqih melalui penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan inovatif.
  2. Menjaga keberlangsungan proses perkuliahan meskipun dalam kondisi libur atau tidak memungkinkan dilaksanakan secara tatap muka.
  3. Menghasilkan produk media pembelajaran berbasis digital berupa teka-teki silang yang dapat diakses melalui website atau perangkat digital seperti laptop dan smartphone.
  4. Mempermudah pemahaman materi fiqih sholat melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis permainan edukatif.

Metodologi

Pengembangan media pembelajaran ini dilakukan melalui beberapa tahapan sebagai berikut:

Tahap 1: Analisis KebutuhanMengidentifikasi permasalahan dalam pembelajaran fiqih, khususnya pada materi sholat, serta kebutuhan mahasiswa terhadap media pembelajaran yang interaktif.

Tahap 2: Perancangan MediaMendesain konsep media pembelajaran berbasis teka-teki silang, termasuk penyusunan kisi-kisi soal, tampilan antarmuka, serta alur penggunaan media.

Tahap 3: Produksi/PengembanganMengembangkan media dalam bentuk digital (website/aplikasi) yang memuat teka-teki silang sesuai dengan materi fiqih sholat.

Tahap 4: Uji CobaMelakukan uji coba media kepada mahasiswa untuk mengetahui tingkat keefektifan, kemudahan penggunaan, serta daya tarik media.

Tahap 5: Evaluasi dan RevisiMelakukan evaluasi berdasarkan hasil uji coba, kemudian melakukan perbaikan dan penyempurnaan media agar lebih optimal digunakan dalam pembelajaran.

Luaran Produk

Produk akhir yang dihasilkan berupa media pembelajaran digital interaktif berbasis teka-teki silang (TTS) pada materi fiqih sholat. Media ini dapat diakses melalui website atau perangkat digital, dilengkapi dengan fitur tampilan menarik, navigasi yang mudah digunakan, serta konten yang sesuai dengan materi perkuliahan.Media pembelajaran ini dirancang untuk dapat digunakan baik dalam pembelajaran daring maupun luring, sehingga memberikan fleksibilitas bagi dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan teka-teki silang sebagai media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa, memperkuat pemahaman konsep, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan efektif.

produk by:riqqsi

Leave a Reply