Inaroh Duja Ummi Hirza (06020125107)
Berdasarkan pemaparan materi kel 10 tadi, dapat disimpulkan bahwa pembentukan karakter dalam pendidikan Islam tidak cukup hanya melalui pembiasaan, tetapi juga membutuhkan keteladanan, pengendalian diri, dan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Dengan demikian, karakter yang baik tidak hanya terlihat dari perilaku luar, tetapi juga tumbuh dari kesadaran dan pemahaman dalam diri seseorang.
Berdasarkan pemaparan materi kel 11 tadi, dapat disimpulkan bahwa emosi, regulasi emosi, stres, kecemasan akademik, self-esteem, dan resiliensi saling berkaitan dalam memengaruhi student well-being. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk mampu mengelola emosi, menghargai diri sendiri, dan bangkit dari kegagalan agar dapat menghadapi tekanan akademik dengan baik serta mencapai kesejahteraan dalam kehidupan perkuliahan.