Skip to content
KULIAH ONLINE

Media Di Luar Kelas

  • Home
  • Syaifuddin
  • Registrasi / Login
KULIAH ONLINE

Media Di Luar Kelas

Mobile Menu

  • Home
  • Syaifuddin
  • Registrasi / Login

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) ​UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS AL-QUR’AN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAKE A MATCH DI MTs ABIL HASAN ASY-SYADZILY KREMBUNG TAHUN 2026 ​Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah “Penelitian Tindakan Kelas” ​Dosen Pengampu: Bapak M. Abdul Ilah, M.Pd. ​Disusun Oleh: M. Nizar Maulana (2023791104521) ​PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM ALKHOZINY BUDURAN SIDOARJO 2026 ​BAB I: PENDAHULUAN ​A. Latar Belakang Masalah ​Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada aspek Al-Qur’an Hadis, memegang peranan yang sangat krusial dalam membentuk karakter dan fondasi spiritual peserta didik. Kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an dengan baik dan benar (sesuai kaidah tajwid) merupakan kompetensi dasar yang wajib dikuasai oleh siswa di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs). ​Namun, realita di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup signifikan. Di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung, ditemukan bahwa kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an sebagian siswa masih tergolong rendah. Masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: ​Kurangnya motivasi internal siswa untuk mempelajari huruf-huruf hijaiyah secara mendalam. ​Penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional (monoton), berpusat pada guru (teacher-centered), sehingga membuat siswa cepat merasa jenuh dan pasif. ​Kurangnya variasi media atau model pembelajaran interaktif yang dapat merangsang keterlibatan aktif siswa. ​Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka tujuan pembelajaran PAI tidak akan tercapai secara optimal, dan siswa akan kesulitan dalam mengikuti materi keagamaan pada jenjang berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan sebuah inovasi dalam model pembelajaran yang menyenangkan sekaligus efektif. ​Salah satu model pembelajaran kooperatif yang dinilai mampu mengatasi masalah tersebut adalah metode Make a Match (Mencari Pasangan). Metode ini dikembangkan oleh Lorna Curran, di mana siswa diajak untuk mencari pasangan kartu yang berisi pertanyaan/potongan ayat dan jawaban/hukum bacaan dengan batasan waktu tertentu. Atmosfer permainan dalam metode ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan, kegembiraan, dan daya ingat siswa dalam melatih kemampuan membaca serta menulis Al-Qur’an. ​B. Rumusan Masalah ​Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: ​Bagaimana penerapan metode Make a Match dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung? ​Apakah penerapan metode Make a Match dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung? ​C. Tujuan Penelitian ​Sesuai dengan rumusan masalah yang diajukan, maka tujuan penelitian ini adalah: ​Untuk mendeskripsikan penerapan metode Make a Match dalam pembelajaran Al-Qur’an di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung. ​Untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an siswa setelah diterapkan metode Make a Match di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung. ​D. Manfaat Penelitian ​Hasil penelitian tindakan kelas ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: ​Manfaat Teoretis: Memberikan sumbangan pemikiran atau khazanah ilmiah bagi perkembangan ilmu pendidikan Islam, khususnya mengenai variasi model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an. ​Manfaat Praktis: ​Bagi Siswa: Meningkatkan motivasi, keaktifan, serta kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an dengan cara yang menyenangkan. ​Bagi Guru: Menjadi alternatif referensi metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif untuk mengatasi kejenuhan siswa di kelas. ​Bagi Sekolah: Memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas mutu pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. ​BAB II: KAJIAN PUSTAKA ​A. Kemampuan Membaca dan Menulis Al-Qur’an ​Pengertian Membaca Al-Qur’an: Membaca Al-Qur’an bukan sekadar melafalkan huruf demi huruf, melainkan mengucapkan huruf-huruf hijaiyah sesuai dengan makhraj (tempat keluarnya huruf) dan hukum-hukum tajwid (panjang pendek, mendengung, dsb) secara tartil. ​Pengertian Menulis Al-Qur’an: Kemampuan menyalin, merangkai, dan menyusun huruf-huruf hijaiyah menjadi kata atau ayat Al-Qur’an dengan benar sesuai dengan kaidah penulisan (khat) Arab yang baku. ​Indikator Kemampuan: ​Kelancaran dalam membaca. ​Ketepatan makharijul huruf dan tajwid. ​Kerapian dan ketepatan menyambung huruf dalam menulis ayat Al-Qur’an. ​B. Metode Pembelajaran Make a Match ​Pengertian: Metode Make a Match (Mencari Pasangan) merupakan salah satu jenis model pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa untuk saling bekerja sama mencari pasangan kartu (pertanyaan dan jawaban) yang dipegangnya secara kompetitif namun tetap suportif. ​Langkah-langkah Penerapan: ​Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi konsep/topik (misalnya: satu kartu berisi potongan ayat Al-Qur’an, kartu lainnya berisi cara membaca atau hukum tajwidnya). ​Setiap siswa mendapat satu buah kartu. ​Setiap siswa memikirkan jawaban/pasangan dari kartu yang dipegang. ​Siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya sebelum batas waktu yang ditentukan habis. ​Siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin/penghargaan. ​Kelebihan Metode: Menciptakan suasana belajar yang dinamis dan menyenangkan, meningkatkan kerja sama antarsiswa, dan melatih konsentrasi serta kecepatan berpikir. ​C. Hubungan Metode Make a Match dengan Peningkatan Kemampuan Al-Qur’an ​Dalam konteks materi Al-Qur’an, metode Make a Match sangat efektif digunakan untuk melatih aspek ingatan dan pemahaman visual. Misalnya, menyatukan kartu potongan ayat yang terpisah (melatih kemampuan menulis/menyusun) atau menjodohkan ayat dengan hukum tajwid/cara membacanya (melatih kemampuan membaca). Melalui aktivitas fisik bergerak mencari pasangan, siswa tidak merasa tertekan dalam menghafal atau membaca kaidah, sehingga materi lebih membekas dalam ingatan. ​D. Penelitian Terdahulu yang Relevan ​Sebagai penguat, penelitian ini merujuk pada beberapa studi terdahulu yang membuktikan bahwa model kooperatif Make a Match mampu meningkatkan hasil belajar PAI. Perbedaan penelitian ini terletak pada lokus (MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung), waktu pelaksanaan (tahun 2026), serta fokus spesifik pada integrasi dua aspek sekaligus, yakni kemampuan membaca sekaligus menulis Al-Qur’an. ​E. Hipotesis Tindakan ​Berdasarkan kajian teori di atas, hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah: ​”Jika metode pembelajaran Make a Match diterapkan dengan baik dan terstruktur, maka kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung Tahun 2026 akan mengalami peningkatan.”

  • Home
  • PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) ​UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS AL-QUR’AN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAKE A MATCH DI MTs ABIL HASAN ASY-SYADZILY KREMBUNG TAHUN 2026 ​Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah “Penelitian Tindakan Kelas” ​Dosen Pengampu: Bapak M. Abdul Ilah, M.Pd. ​Disusun Oleh: M. Nizar Maulana (2023791104521) ​PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM ALKHOZINY BUDURAN SIDOARJO 2026 ​BAB I: PENDAHULUAN ​A. Latar Belakang Masalah ​Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada aspek Al-Qur’an Hadis, memegang peranan yang sangat krusial dalam membentuk karakter dan fondasi spiritual peserta didik. Kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an dengan baik dan benar (sesuai kaidah tajwid) merupakan kompetensi dasar yang wajib dikuasai oleh siswa di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs). ​Namun, realita di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup signifikan. Di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung, ditemukan bahwa kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an sebagian siswa masih tergolong rendah. Masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: ​Kurangnya motivasi internal siswa untuk mempelajari huruf-huruf hijaiyah secara mendalam. ​Penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional (monoton), berpusat pada guru (teacher-centered), sehingga membuat siswa cepat merasa jenuh dan pasif. ​Kurangnya variasi media atau model pembelajaran interaktif yang dapat merangsang keterlibatan aktif siswa. ​Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka tujuan pembelajaran PAI tidak akan tercapai secara optimal, dan siswa akan kesulitan dalam mengikuti materi keagamaan pada jenjang berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan sebuah inovasi dalam model pembelajaran yang menyenangkan sekaligus efektif. ​Salah satu model pembelajaran kooperatif yang dinilai mampu mengatasi masalah tersebut adalah metode Make a Match (Mencari Pasangan). Metode ini dikembangkan oleh Lorna Curran, di mana siswa diajak untuk mencari pasangan kartu yang berisi pertanyaan/potongan ayat dan jawaban/hukum bacaan dengan batasan waktu tertentu. Atmosfer permainan dalam metode ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan, kegembiraan, dan daya ingat siswa dalam melatih kemampuan membaca serta menulis Al-Qur’an. ​B. Rumusan Masalah ​Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: ​Bagaimana penerapan metode Make a Match dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung? ​Apakah penerapan metode Make a Match dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung? ​C. Tujuan Penelitian ​Sesuai dengan rumusan masalah yang diajukan, maka tujuan penelitian ini adalah: ​Untuk mendeskripsikan penerapan metode Make a Match dalam pembelajaran Al-Qur’an di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung. ​Untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an siswa setelah diterapkan metode Make a Match di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung. ​D. Manfaat Penelitian ​Hasil penelitian tindakan kelas ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: ​Manfaat Teoretis: Memberikan sumbangan pemikiran atau khazanah ilmiah bagi perkembangan ilmu pendidikan Islam, khususnya mengenai variasi model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an. ​Manfaat Praktis: ​Bagi Siswa: Meningkatkan motivasi, keaktifan, serta kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an dengan cara yang menyenangkan. ​Bagi Guru: Menjadi alternatif referensi metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif untuk mengatasi kejenuhan siswa di kelas. ​Bagi Sekolah: Memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas mutu pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. ​BAB II: KAJIAN PUSTAKA ​A. Kemampuan Membaca dan Menulis Al-Qur’an ​Pengertian Membaca Al-Qur’an: Membaca Al-Qur’an bukan sekadar melafalkan huruf demi huruf, melainkan mengucapkan huruf-huruf hijaiyah sesuai dengan makhraj (tempat keluarnya huruf) dan hukum-hukum tajwid (panjang pendek, mendengung, dsb) secara tartil. ​Pengertian Menulis Al-Qur’an: Kemampuan menyalin, merangkai, dan menyusun huruf-huruf hijaiyah menjadi kata atau ayat Al-Qur’an dengan benar sesuai dengan kaidah penulisan (khat) Arab yang baku. ​Indikator Kemampuan: ​Kelancaran dalam membaca. ​Ketepatan makharijul huruf dan tajwid. ​Kerapian dan ketepatan menyambung huruf dalam menulis ayat Al-Qur’an. ​B. Metode Pembelajaran Make a Match ​Pengertian: Metode Make a Match (Mencari Pasangan) merupakan salah satu jenis model pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa untuk saling bekerja sama mencari pasangan kartu (pertanyaan dan jawaban) yang dipegangnya secara kompetitif namun tetap suportif. ​Langkah-langkah Penerapan: ​Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi konsep/topik (misalnya: satu kartu berisi potongan ayat Al-Qur’an, kartu lainnya berisi cara membaca atau hukum tajwidnya). ​Setiap siswa mendapat satu buah kartu. ​Setiap siswa memikirkan jawaban/pasangan dari kartu yang dipegang. ​Siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya sebelum batas waktu yang ditentukan habis. ​Siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin/penghargaan. ​Kelebihan Metode: Menciptakan suasana belajar yang dinamis dan menyenangkan, meningkatkan kerja sama antarsiswa, dan melatih konsentrasi serta kecepatan berpikir. ​C. Hubungan Metode Make a Match dengan Peningkatan Kemampuan Al-Qur’an ​Dalam konteks materi Al-Qur’an, metode Make a Match sangat efektif digunakan untuk melatih aspek ingatan dan pemahaman visual. Misalnya, menyatukan kartu potongan ayat yang terpisah (melatih kemampuan menulis/menyusun) atau menjodohkan ayat dengan hukum tajwid/cara membacanya (melatih kemampuan membaca). Melalui aktivitas fisik bergerak mencari pasangan, siswa tidak merasa tertekan dalam menghafal atau membaca kaidah, sehingga materi lebih membekas dalam ingatan. ​D. Penelitian Terdahulu yang Relevan ​Sebagai penguat, penelitian ini merujuk pada beberapa studi terdahulu yang membuktikan bahwa model kooperatif Make a Match mampu meningkatkan hasil belajar PAI. Perbedaan penelitian ini terletak pada lokus (MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung), waktu pelaksanaan (tahun 2026), serta fokus spesifik pada integrasi dua aspek sekaligus, yakni kemampuan membaca sekaligus menulis Al-Qur’an. ​E. Hipotesis Tindakan ​Berdasarkan kajian teori di atas, hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah: ​”Jika metode pembelajaran Make a Match diterapkan dengan baik dan terstruktur, maka kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung Tahun 2026 akan mengalami peningkatan.”
  • Posted on 22/06/202622/06/2026
  • Nizar Maulana
  • 22/06/2026
  • 0 comments

Post navigation

Previous: Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMP Negeri 2 Wonoayu Sidoarjo

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    

Live

🔴 SIARAN LANGSUNG

–
Dr. H. Syaifuddin, M.Pd.I
Live di YouTube

Jangan lupa share. Semoga bermanfaat!

Untuk berinteraksi/bertanya, silahkan akses lewat YouTube

👇🏿

Channel YouTube

Categories

  • Agama Islam
  • Analisis Kebijakan & Problematika Pendidikan Islam
  • Artikel Jurnal
  • Evaluasi Pembelajaran PAI
  • IAIA
  • ICT Pembelajaran PAI
  • Informasi
  • Literasi Pembelajaran Berbantu ICT
  • MBKM
  • Metodologi Penelitian
  • Pengantar Psikologi
  • PLP 1
  • Profil Tenaga Pendidik
  • Psikologi Belajar PAI
  • Psikologi Perkembangan
  • Publikasi Ilmiah Berbasis Prodi
  • Skripsi_Tesis_Disertasi
  • syaifuddin_mr
  • Tugas
  • UAS
  • UINSA
  • UTS

Recent Posts

  • PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) ​UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS AL-QUR’AN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAKE A MATCH DI MTs ABIL HASAN ASY-SYADZILY KREMBUNG TAHUN 2026 ​Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah “Penelitian Tindakan Kelas” ​Dosen Pengampu: Bapak M. Abdul Ilah, M.Pd. ​Disusun Oleh: M. Nizar Maulana (2023791104521) ​PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM ALKHOZINY BUDURAN SIDOARJO 2026 ​BAB I: PENDAHULUAN ​A. Latar Belakang Masalah ​Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada aspek Al-Qur’an Hadis, memegang peranan yang sangat krusial dalam membentuk karakter dan fondasi spiritual peserta didik. Kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an dengan baik dan benar (sesuai kaidah tajwid) merupakan kompetensi dasar yang wajib dikuasai oleh siswa di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs). ​Namun, realita di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup signifikan. Di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung, ditemukan bahwa kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an sebagian siswa masih tergolong rendah. Masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: ​Kurangnya motivasi internal siswa untuk mempelajari huruf-huruf hijaiyah secara mendalam. ​Penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional (monoton), berpusat pada guru (teacher-centered), sehingga membuat siswa cepat merasa jenuh dan pasif. ​Kurangnya variasi media atau model pembelajaran interaktif yang dapat merangsang keterlibatan aktif siswa. ​Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka tujuan pembelajaran PAI tidak akan tercapai secara optimal, dan siswa akan kesulitan dalam mengikuti materi keagamaan pada jenjang berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan sebuah inovasi dalam model pembelajaran yang menyenangkan sekaligus efektif. ​Salah satu model pembelajaran kooperatif yang dinilai mampu mengatasi masalah tersebut adalah metode Make a Match (Mencari Pasangan). Metode ini dikembangkan oleh Lorna Curran, di mana siswa diajak untuk mencari pasangan kartu yang berisi pertanyaan/potongan ayat dan jawaban/hukum bacaan dengan batasan waktu tertentu. Atmosfer permainan dalam metode ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan, kegembiraan, dan daya ingat siswa dalam melatih kemampuan membaca serta menulis Al-Qur’an. ​B. Rumusan Masalah ​Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: ​Bagaimana penerapan metode Make a Match dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung? ​Apakah penerapan metode Make a Match dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung? ​C. Tujuan Penelitian ​Sesuai dengan rumusan masalah yang diajukan, maka tujuan penelitian ini adalah: ​Untuk mendeskripsikan penerapan metode Make a Match dalam pembelajaran Al-Qur’an di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung. ​Untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an siswa setelah diterapkan metode Make a Match di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung. ​D. Manfaat Penelitian ​Hasil penelitian tindakan kelas ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: ​Manfaat Teoretis: Memberikan sumbangan pemikiran atau khazanah ilmiah bagi perkembangan ilmu pendidikan Islam, khususnya mengenai variasi model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an. ​Manfaat Praktis: ​Bagi Siswa: Meningkatkan motivasi, keaktifan, serta kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an dengan cara yang menyenangkan. ​Bagi Guru: Menjadi alternatif referensi metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif untuk mengatasi kejenuhan siswa di kelas. ​Bagi Sekolah: Memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas mutu pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. ​BAB II: KAJIAN PUSTAKA ​A. Kemampuan Membaca dan Menulis Al-Qur’an ​Pengertian Membaca Al-Qur’an: Membaca Al-Qur’an bukan sekadar melafalkan huruf demi huruf, melainkan mengucapkan huruf-huruf hijaiyah sesuai dengan makhraj (tempat keluarnya huruf) dan hukum-hukum tajwid (panjang pendek, mendengung, dsb) secara tartil. ​Pengertian Menulis Al-Qur’an: Kemampuan menyalin, merangkai, dan menyusun huruf-huruf hijaiyah menjadi kata atau ayat Al-Qur’an dengan benar sesuai dengan kaidah penulisan (khat) Arab yang baku. ​Indikator Kemampuan: ​Kelancaran dalam membaca. ​Ketepatan makharijul huruf dan tajwid. ​Kerapian dan ketepatan menyambung huruf dalam menulis ayat Al-Qur’an. ​B. Metode Pembelajaran Make a Match ​Pengertian: Metode Make a Match (Mencari Pasangan) merupakan salah satu jenis model pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa untuk saling bekerja sama mencari pasangan kartu (pertanyaan dan jawaban) yang dipegangnya secara kompetitif namun tetap suportif. ​Langkah-langkah Penerapan: ​Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi konsep/topik (misalnya: satu kartu berisi potongan ayat Al-Qur’an, kartu lainnya berisi cara membaca atau hukum tajwidnya). ​Setiap siswa mendapat satu buah kartu. ​Setiap siswa memikirkan jawaban/pasangan dari kartu yang dipegang. ​Siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya sebelum batas waktu yang ditentukan habis. ​Siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin/penghargaan. ​Kelebihan Metode: Menciptakan suasana belajar yang dinamis dan menyenangkan, meningkatkan kerja sama antarsiswa, dan melatih konsentrasi serta kecepatan berpikir. ​C. Hubungan Metode Make a Match dengan Peningkatan Kemampuan Al-Qur’an ​Dalam konteks materi Al-Qur’an, metode Make a Match sangat efektif digunakan untuk melatih aspek ingatan dan pemahaman visual. Misalnya, menyatukan kartu potongan ayat yang terpisah (melatih kemampuan menulis/menyusun) atau menjodohkan ayat dengan hukum tajwid/cara membacanya (melatih kemampuan membaca). Melalui aktivitas fisik bergerak mencari pasangan, siswa tidak merasa tertekan dalam menghafal atau membaca kaidah, sehingga materi lebih membekas dalam ingatan. ​D. Penelitian Terdahulu yang Relevan ​Sebagai penguat, penelitian ini merujuk pada beberapa studi terdahulu yang membuktikan bahwa model kooperatif Make a Match mampu meningkatkan hasil belajar PAI. Perbedaan penelitian ini terletak pada lokus (MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung), waktu pelaksanaan (tahun 2026), serta fokus spesifik pada integrasi dua aspek sekaligus, yakni kemampuan membaca sekaligus menulis Al-Qur’an. ​E. Hipotesis Tindakan ​Berdasarkan kajian teori di atas, hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah: ​”Jika metode pembelajaran Make a Match diterapkan dengan baik dan terstruktur, maka kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa di MTs Abil Hasan Asy-Syadzily Krembung Tahun 2026 akan mengalami peningkatan.”
  • Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMP Negeri 2 Wonoayu Sidoarjo
  • Protected: IMPLEMENTASI METODE DIALOG INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMP NEGERI 1 BUDURAN SIDOARJO
  • Judul Penelitian “Implementasi Program Literasi Al-Qur’an dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik di MTs Negeri 1 Surabaya”
  • PERAN PROFESIONALITAS GURU DALAM INOVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMK SEPULUH NOPEMBER SIDOARJO

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025

© 2026 KULIAH ONLINE . Theme Provided By Yetiwp

  • About Us
WhatsApp
Chat WhatsApp
Open Chat
Powered by Joinchat