LATAR BELAKANG

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut pendidik untuk menggunakan media pembelajaran yang inovatif, efektif, dan mudah diakses. Penggunaan metode pembelajaran yang monoton seringkali membuat peserta didik kurang termotivasi serta kurang aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan interaktif.

Salah satu media pembelajaran digital yang dapat digunakan adalah Google Form (GForm), yaitu platform berbasis web yang dapat dimanfaatkan untuk membuat kuis, evaluasi, maupun penyampaian materi secara terstruktur. Google Form memiliki keunggulan seperti kemudahan akses, tampilan sederhana, serta fitur otomatisasi penilaian yang dapat membantu guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran.

Dalam pembelajaran Fiqih, yang memuat banyak konsep pemahaman seperti ibadah, thaharah, dan muamalah, penggunaan media interaktif sangat diperlukan agar peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memanfaatkan Google Form sebagai media pembelajaran, diharapkan proses pembelajaran Fiqih menjadi lebih menarik, efektif, dan mampu meningkatkan pemahaman serta motivasi belajar siswa.

Berdasarkan hal tersebut, pengembangan media pembelajaran berbasis Google Form diharapkan dapat membantu meningkatkan keaktifan, pemahaman, dan motivasi belajar siswa dalam mempelajari materi Fiqih.


TUJUAN

  1. Mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan Google Form pada materi Fiqih.
  2. Meningkatkan motivasi dan partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran Fiqih.
  3. Mempermudah proses evaluasi pemahaman materi Fiqih melalui kuis berbasis digital.
  4. Menyediakan media pembelajaran yang praktis, menarik, dan mudah digunakan baik dalam pembelajaran daring maupun luring.

METODOLOGI

Tahap 1: Analisis Kebutuhan
Pada tahap ini dilakukan identifikasi kebutuhan pembelajaran, meliputi analisis materi Fiqih yang akan disampaikan, karakteristik peserta didik, serta kebutuhan media pembelajaran yang sesuai. Selain itu, dilakukan juga analisis kesulitan belajar siswa dalam memahami konsep Fiqih, sehingga media yang dikembangkan dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut.

Tahap 2: Perancangan Media
Tahap ini meliputi perancangan konsep media pembelajaran berbasis Google Form. Perancangan dilakukan dengan menentukan tujuan pembelajaran, menyusun materi Fiqih, serta membuat soal evaluasi yang sesuai dengan indikator pembelajaran. Selain itu, dirancang juga alur pengisian form agar sistematis dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Tahap 3: Produksi/Pengembangan
Pada tahap ini dilakukan pembuatan media pembelajaran menggunakan Google Form. Materi disusun dalam bentuk pertanyaan, pilihan ganda, uraian singkat, maupun studi kasus sederhana terkait Fiqih. Fitur seperti kunci jawaban, skor otomatis, dan umpan balik digunakan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Tahap 4: Uji Coba
Media pembelajaran yang telah dikembangkan kemudian diuji coba kepada kelompok kecil peserta didik. Uji coba bertujuan untuk mengetahui tingkat kemudahan penggunaan, efektivitas media, serta respons siswa terhadap pembelajaran menggunakan Google Form.

Tahap 5: Evaluasi dan Revisi
Tahap terakhir adalah melakukan evaluasi berdasarkan hasil uji coba. Masukan dari peserta didik dan pengajar digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan atau revisi agar media pembelajaran menjadi lebih optimal dan sesuai dengan tujuan pembelajaran Fiqih.


LUARAN PRODUK

Produk akhir dari kegiatan ini berupa media pembelajaran digital interaktif berbasis Google Form yang berisi materi dan evaluasi pembelajaran Fiqih. Media ini memiliki tampilan yang sederhana, mudah diakses, serta dilengkapi dengan fitur penilaian otomatis dan umpan balik. Media pembelajaran ini dapat digunakan dalam pembelajaran daring maupun luring untuk meningkatkan interaksi, pemahaman, serta keterlibatan peserta didik dalam mempelajari materi Fiqih.

Leave a Reply