HEREDITAS DAN LINGKUNGAN
PEMATERI : Muzayyana
MODERATOR : Amanda Elmayra
NOTULEN : Indah Lestari
Kesimpulan dari pembahasan tentang hereditas dan lingkungan : Hereditas adalah pewarisan sifat dari orang tua, sedangkan lingkungan mencakup segala sesuatu di sekitar manusia. Hereditas memberi potensi dasar, lingkungan membentuk dan mengembangkannya. Keduanya saling melengkapi: empirisme menekankan lingkungan, nativisme menekankan hereditas, dan konvergensi menggabungkan keduanya.
Pertanyaan dan Jawaban dari diskusi hari ini :
1. Ada anak kembar identik dan dipisahkan apakah perkembangannya akan berbeda?
Jawab : Anak kembar identik memiliki gen atau hereditas yang sama, sehingga secara fisik dan potensi bawaan mereka mirip. Namun, jika sejak kecil dipisahkan dan dibesarkan di lingkungan yang berbeda, perkembangan mereka bisa mengalami perbedaan. Hal ini karena lingkungan tempat tumbuh sangat memengaruhi cara berpikir, sikap, kepribadian, serta keterampilan yang dimiliki. Misalnya, seorang anak yang dibesarkan dalam keluarga yang mendukung pendidikan cenderung memiliki wawasan lebih luas dibanding saudaranya yang tumbuh di lingkungan kurang mendukung. Meskipun begitu, karena faktor genetik yang sama, biasanya tetap ada kemiripan dalam bentuk fisik, bakat dasar, atau kecenderungan sifat tertentu. Jadi, perkembangan kembar identik yang dipisahkan akan menunjukkan kombinasi antara persamaan karena genetik dan perbedaan karena lingkungan.
2. Sejauh mana pendidik dapat memaksimalkan potensi anak melalui faktor hereditas?
Jawab : Pendidik bisa memaksimalkan potensi anak melalui faktor hereditas dengan cara mengenali dan memahami bakat atau kemampuan bawaan yang dimiliki setiap anak. Misalnya, ada anak yang sejak kecil menunjukkan kecenderungan pada musik, matematika, atau olahraga. Dengan menyadari hal itu, pendidik dapat memberikan kesempatan, bimbingan, dan fasilitas yang sesuai agar potensi bawaan tersebut berkembang lebih optimal. Selain itu, pendidik juga bisa membantu anak mengatasi kelemahan yang berasal dari faktor hereditas dengan menciptakan strategi belajar yang tepat. Jadi, meskipun potensi dasar berasal dari genetik, pendidik berperan penting dalam menyalurkan, mengarahkan, dan mengembangkannya agar anak bisa tumbuh sesuai kemampuan terbaiknya.
3. Jika di persentase berapa persen pengaruh hereditas dan lingkungan mempengaruhi perkembangan?
Jawab : Para ahli tidak sepakat memberi angka pasti, tapi umumnya perkembangan manusia dianggap dipengaruhi sekitar 50% oleh hereditas dan 50% oleh lingkungan. Ada juga yang menyebut 40% genetik dan 60% lingkungan, tergantung aspek apa yang dibahas (misalnya intelegensi, kepribadian, atau keterampilan). Jadi, keduanya saling melengkapi. Hereditas memberikan bekal dasar, sedangkan lingkungan mengarahkan dan mengembangkan bekal itu menjadi semakin sempurna dalam kehidupan sehari-hari.