
pemakalah: sonia iklil fachira
moderator: Fenty Nur Anggraeni
notulensi Ridha Wiridhani Imlikha
hasil diskusi :
Dari hasil diskusi, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran yang efektif di Indonesia adalah pembelajaran kolaboratif berbasis psikologi pendidikan Islam karena mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif. Metode psikologi belajar yang dijelaskan dalam makalah tidak terbatas pada PAI saja, namun juga bisa diterapkan secara umum dengan penyesuaian, meski dalam PAI terdapat unsur agama yang khas.Interaksi sosial dalam psikologi belajar PAI dapat diwujudkan melalui kerja kelompok, diskusi, dan pengalaman belajar langsung, sementara untuk membuat siswa aktif diperlukan pendekatan yang memperhatikan latar belakang individu, termasuk faktor keluarga. Bagi siswa yang cenderung pasif, seperti anak dari orang tua yang strict, guru dapat menggunakan metode kooperatif, ice breaking, dan kelompok kecil agar mereka lebih berani menyampaikan pendapat.Di era globalisasi, pengaruh budaya luar memang besar, namun keseimbangan dapat dijaga dengan bimbingan guru PAI yang menanamkan nilai agama, mendampingi siswa, serta membantu mereka memilah budaya luar—mengambil sisi positif dan menghindari yang bertentangan dengan ajaran Islam.
diskusi:
1. zakir: metode apa yang efektif untuk pembelajaran di Indonesia
2. nabil: apakah metode yang terdapat di makalah hanya dipergunakan untuk pai saja atau bisa dipergunakan untuk umum.
3. nizam: pengalaman dan interaksi sosial seperti apa yang digunakan dalam psikologi belajar pai
4. zakir :pendekatan seperti apa yang digunakan agar siswa bisa aktif dalam interaksi sosial seperti diskusi
5. zakir: bagaimana anak strict parents bisa aktif di kelas, dan bisa menyampaikan pendapat
6. afina: di era globalisasi banyak pengaruh dari budaya luar, lalu bagaimana psikolog belajar pai masih tetap ada nilai agama dan tidak terpengaruh dari budaya luar, agar tetap seimbang bagaimana caranya
jawaban:
1. Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Psikologi Pendidikan Islam.
2. psikologi belajar bisa jadi sama, dan dapat digunakan untuk umum juga, tapi mungkin untuk psikologi belajar pai terdapat unsur agama didalamnya.
3. interaksi sosial seperti tugas kelompok sehingga siswa bisa berdiskusi
4. melihat latar belakang siswa karna mungkin bisa jadi faktor keluarga juga berpengaruh
5. metode koperatif, mencairkan suasana, ice breaking agar otak tetap rileks dan mengurangi rasa gugup pada siswa, bisa juga dengan membentuk kelompok kecil untuk diskusi agar siswa lebih berani berpendapat
6. sebenarnya kembali kepada diri masing masing tetapi peran guru dibutuhkan untuk membimbing siswanya agar bisa menyeimbangkan hal tersebut.