Kamis, 12 Maret 2026
Topik : “RANAH DAN TEKNIK PENILAIAN AFEKTIF DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM”
Pemateri : Amanda Elmayra Maulida
Moderator : Fenty Nur Anggraeni
Notulensi : Evelyn Trianita Hikmalia
KESIMPULAN:
Ranah afektif menggambarkan proses bertahap terbentuknya sikap dan nilai pada peserta didik yang terdiri dari lima tingkatan, yaitu:
- Receiving – mulai menerima dan memperhatikan nilai yang diajarkan.
- Responding – menunjukkan respons atau keterlibatan terhadap nilai tersebut.
- Valuing – mulai menghargai dan meyakini nilai yang dipelajari.
- Organization – mampu mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam sistem nilai pribadinya.
- Characterization – nilai telah melekat dan tercermin secara konsisten dalam perilaku sehari-hari.
Dalam penerapannya, penilaian afektif dilakukan melalui berbagai teknik dan metode pengukuran, seperti observasi sikap, penilaian diri, maupun instrumen lain yang dilakukan secara berkesinambungan. Jadi, penilaian ranah afektif dalam PAI bertujuan untuk memastikan bahwa pembelajaran tidak hanya untuk pemahaman teori, tetapi juga membentuk pribadi muslim yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata.
SESI DISKUSI:
1. Balqis Humairo
bagaimana jika perilaku baik yang sudah dipraktekkan guru, tidak dapat dilakukan oleh siswa? jadi perilaku tidak afektif cenderung karena gurunya atau muridnya?
bagaimana jika pemberian ranah afektif dari sisi orang tua dan guru tidak sama atau tidak seimbang. Misal, ortu mengajarkan tidak apa memukul teman, namun guru mengajarkan tidak boleh berperilaku buruk apapun kondisinya.
2. Aisyah Karunia
bagaimana menanggapi, menanggulangi, dan memberikan stimulasi yang jera dari guru terhadap sikap menyontek untuk siswa sebaya.
3. Ahmad Bachtiar Wiranu
bagaimana sikap kita ketika menghadapi anak yang pintar tetapi mereka banyak tingkah dan mengajak temannya.