Abstrak

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam penggunaan media pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan adalah Curipod, yaitu platform presentasi interaktif yang memungkinkan siswa berpartisipasi secara aktif melalui pertanyaan pemantik dan fitur pemungutan suara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan Curipod dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi Thaharah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konsep, serta menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Selain itu, fitur interaktif memungkinkan guru memperoleh umpan balik secara langsung terkait pemahaman siswa. Namun, penggunaan media digital juga menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan akses teknologi dan kesiapan guru. Dengan demikian, Curipod dapat dikatakan efektif sebagai media pembelajaran interaktif apabila didukung oleh kesiapan sarana dan kompetensi pendidik.

Pendahuluan

Pembelajaran di era digital menuntut adanya inovasi agar proses belajar tidak lagi bersifat satu arah. Pada kenyataannya, masih banyak proses pembelajaran yang didominasi oleh metode ceramah, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat dalam memahami materi. Kondisi ini tentu berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.¹ Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. menyatakan bahwa media interaktif mampu mendorong siswa untuk lebih terlibat dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berbasis teknologi juga berkontribusi dalam meningkatkan literasi digital siswa.² Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan kesenjangan, terutama pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Media yang digunakan seringkali masih bersifat konvensional dan belum memaksimalkan interaksi dua arah antara guru dan siswa. Padahal, materi seperti Thaharah membutuhkan pemahaman yang tidak hanya teoritis, tetapi juga kontekstual. Berdasarkan hal tersebut, terdapat dua rumusan masalah dalam kajian ini, yaitu bagaimana efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif Curipod dalam pembelajaran dan melihat apa saja kelebihan dan tantangan dalam penggunaannya. Sehingga adapun tujuan kajian ini adalah untuk menganalisis efektivitas serta mengidentifikasi kelebihan dan tantangan penggunaan Curipod dalam pembelajaran.

Metode Kajian

Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian. Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah yang diakses melalui Google Scholar dengan kata kunci seperti “media pembelajaran interaktif”, “pembelajaran digital”, dan “media interaktif Curipod”. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, yaitu dengan memahami, membandingkan, dan menarik kesimpulan dari berbagai hasil penelitian yang telah ada. Adapun kriteria literatur yang digunakan, yaitu artikel ilmiah yang relevan dengan topik, dipublikasikan dalam rentang 10 tahun terakhir, membahas efektivitas media pembelajaran atau teknologi pendidikan, dan berasal dari sumber yang terpercaya.

Hasil Kajian dan Pembahasan

a. Efektivitas Curipod dalam Pembelajaran

Curipod merupakan media pembelajaran yang menggabungkan presentasi dengan interaksi langsung siswa. Dalam penggunaannya, siswa diberikan pertanyaan pemantik sebelum guru menjelaskan materi. Jawaban siswa kemudian ditampilkan melalui fitur seperti polling, word cloud, dan kuis, sehingga guru dapat mengetahui pemahaman awal siswa sekaligus melibatkan mereka secara aktif dalam pembelajaran.³ Pendekatan ini sejalan dengan teori konstruktivisme yang menyatakan bahwa pengetahuan dibangun secara aktif oleh siswa melalui pengalaman belajar. Dengan adanya stimulus berupa pertanyaan, siswa terdorong untuk berpikir terlebih dahulu sebelum menerima penjelasan. Selain itu, penggunaan Curipod juga mencerminkan prinsip active learning, di mana siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Hal ini membuat pembelajaran menjadi lebih hidup dan tidak monoton.⁴

Temuan ini diperkuat oleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Curipod mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada tahap pra siklus, hanya 9 dari 24 siswa (37,5%) yang mencapai ketuntasan belajar. Setelah diterapkan model PBL berbantuan Curipod pada siklus I, jumlah tersebut meningkat menjadi 18 siswa (75%). Selanjutnya, pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar kembali meningkat menjadi 22 siswa (91,67%).⁵Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan Curipod tidak hanya berdampak pada keaktifan siswa, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar secara bertahap. Hal ini dapat terjadi karena siswa tidak lagi hanya menerima materi, tetapi terlibat langsung dalam proses berpikir, menjawab, dan merefleksikan pemahamannya.

Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih bermakna dan berdampak pada pemahaman jangka panjang. Temuan tersebut sekaligus memperkuat bahwa integrasi media interaktif seperti Curipod dengan model pembelajaran yang tepat, seperti PBL, dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran

b. Kelebihan Penggunaan Curipod

Penggunaan Curipod dalam pembelajaran memiliki beberapa kelebihan. Pertama, media ini mampu meningkatkan partisipasi siswa karena mereka dilibatkan secara langsung dalam menjawab pertanyaan. Kedua, guru dapat memperoleh umpan balik secara real-time terkait pemahaman siswa. Ketiga, adanya pertanyaan pemantik dapat melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, tampilan yang menarik juga membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

c. Tantangan Penggunaan Curipod

Di samping kelebihannya, penggunaan Curipod juga memiliki beberapa tantangan. Salah satunya adalah ketergantungan pada koneksi internet dan perangkat digital, yang tidak selalu tersedia secara merata. Selain itu, guru juga dituntut memiliki kemampuan literasi digital agar dapat mengelola media dengan baik. Proses pembuatan media juga membutuhkan waktu dan persiapan yang cukup matang.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif Curipod efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Hal ini didukung oleh konsep pembelajaran konstruktivisme dan active learning yang menekankan peran aktif siswa dalam proses belajar. Meskipun demikian, keberhasilan penggunaannya sangat dipengaruhi oleh kesiapan teknologi dan kompetensi guru. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sarana serta peningkatan kemampuan digital pendidik agar penggunaan media ini dapat optimal.

Daftar Pustaka

1. Mutia, N., Sismia, T. N. Z., Ramadhani, K. R., & Suryapuspita, A. (2025) Perbandingan Motivasi Belajar Siswa Melalui Metode Ceramah dan Digital. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, Volume(04), https://www.google.com/url?sa=i&source=web&rct=j&url=https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/download/1800/1437/4359&ved=2ahUKEwiItIeHyv2TAxWnzDgGHeDWAtYQy_kOegYIAQgDEAE&opi=89978449&cd&psig=AOvVaw3s0hiWpVnnC-9-pksIZckk&ust=1776813990344000

2. Munawir, M., Rofiqoh, A., & Khairani, I. (2024). Peran Media Interaktif Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, Volume(09), http://dx.doi.org/10.36722/sh.v9i1.28283. Syahbana, S. A. S., Susilana, R., & Ikanubun, L. E. (2025). Efektivitas Curipod dalam Meningkatkan Literasi Keamanan Digital Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, Volume(9), https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/10821/385

4. Yesni, R., Novita, D., Lestari, N., & Putri, S. (2025). Penerapan Problem Based Learning Berbantuan Curipod Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV SDN 060931. Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora, Volume(4)

5. Damanik, N. F., Zulfitri, Z., Ginting, L. S. D. B., & Tambunan, M. S. (2025). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Curipod Pada Siswa Kelas V-1 SD Negeri 060843 Medan. Jurnal Mudabbir, Volume(5), https://jurnal.permapendis-sumut.org

Leave a Reply