
Pemakalah: Ghaitsha Zahira Shofa
Tema: Pertumbuhan dan Perkembangan
Moderator: Muhammad Nadhif Adzirni Nabil
Notulen: Syahrin Nurul Khasanah
Pertanyaan:
1. Apa yg dimaksud tabula rasa dalam aliran empirisme (Anisa)
2. Menurut kalian aliran mana yg paling cocok dalam dunia pendidikan? (Abdillah)
Jawaban:
- Tabula rasa adalah aliran yg menekankan pada pengalaman dg lingkungan
- Semua aliran cocok, dari tanggapan teman² yg berpendapat aliran empirisme, aliran ini adalah kebalikan dari aliran nativisme dengan tokoh utama John Locke. Doktrin yang amat terkenal dari aliran ini adalah tabula rasa, sebuah istilah latin yang artinya batu tulis kosong atau lembaran kosong. Doktrin tabula rasa menekankan artı penting pengalaman, lingkungan, dan pendidikan dalam arti perkembangan manusia itu semata-mata bergantung pada ligkungan dan pengalaman pendidikannya, sedangkan bakat dan pembawaannya sejak lahir dianggap tidak ada pengaruhnya. Ada jg yg lebih setuju dg aliran konvergensi yang mana aliran ini adalah campuran darı alıran nativisme dan empirisme. Aliran ini menggabungkan arti penting antara hereditas (pembawaan) dengan lingkungan sebagai faktor-faktor yang berpengaruh dalam perkembangan manusia. Tokoh utama aliran ini adalah Louis William Stern, seorang filosof dan psikolog dari Jerman. Dalam menentukan faktor yang mempengaruhi perkembangan manusia, Stern dan para ahli yang mengikutinya tidak hanya berpegang pada lingkungan atau pengalaman juga tidak berpegang pada pembawaan saja, tetapi berpegang pada kedua faktor yang sama pentingnya itu.
Kesimpulan
Pertumbuhan adalah perubahan fisik yang bersifat kuantitatif, sedangkan perkembangan adalah perubahan kemampuan yang bersifat kualitatif. Keduanya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan, berlangsung sesuai hukum perkembangan, dan tiap fase usia memiliki tugas perkembangan tertentu. Jika tugas ini tidak tercapai, fase berikutnya bisa terhambat. Oleh karena itu, pemahaman tentang pertumbuhan dan perkembangan sangat penting agar pendidikan sesuai dengan karakteristik peserta didik dan membantu potensi mereka berkembang optimal. Orang tua memiliki peran penting dalam pengawasan perkembangan dan pertumbuhan anak