Nama: Maysha Amanda Prastya
NIM: 06020125119
Materi ini membahas tentang motivasi belajar merupakan dorongan yang membuat siswa mau belajar, menentukan tujuan, dan tetap berusaha ketika menghadapi kesulitan. Motivasi ini dapat berasal dari dalam diri maupun faktor luar, serta dipengaruhi oleh keyakinan terhadap kemampuan diri dan tujuan belajar. Dalam perspektif Islam, belajar tidak hanya untuk mendapatkan nilai, tetapi juga sebagai ibadah dan upaya mengembangkan ilmu serta akhlak. Untuk meningkatkan motivasi, guru perlu memahami kondisi siswa, memberikan target yang realistis, apresiasi, dan lingkungan belajar yang nyaman. Melalui pendekatan yang tepat serta dukungan guru dan orang tua, potensi siswa dapat berkembang dan semangat belajarnya meningkat.
Materi ini membahas tentang pentingnya mengembangkan potensi peserta didik sesuai kecerdasan dan bakat masing-masing. Menurut teori Multiple Intelligences, kecerdasan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi memiliki berbagai bentuk. Dalam perspektif Islam, setiap anak memiliki fitrah dan potensi yang perlu dibimbing agar berkembang dengan baik. Oleh karena itu, guru harus menghindari pemberian label seperti “bodoh” atau “genius” yang dapat memengaruhi mental siswa. Sebagai gantinya, guru perlu menerapkan Growth Mindset, yaitu keyakinan bahwa kemampuan dapat berkembang melalui usaha, ketekunan, dan strategi belajar yang tepat, serta memberikan apresiasi terhadap proses dan usaha siswa, bukan hanya hasil akhirnya.