pemakalah Atha ivana moderator Anis’aul khasanah notulen Balqis Humairo’
Notulensi pertemuan 13
evaluasi dalam pai di mata pelajaran qurdis akidah fiqih dan sejarah harus dilaksanakan sistematis dan terstruktur punya karakteristik yang berbeda harus sesuai subjek qurdis memiliki kemampuan menghafal memahami fiqih pengetahuan ketrampilan sikap ibadah sejarah berorientasi internalisasi nilai nilai moral dan pembentukan karakter evaluasi tergantung pada kompentensi guru siswa tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga ber akhlak mulia
diskusi
amanda elmayra : apakah remedial ada persentase nyaa? soalnya yang sudah di kerjakan apakah disamakan untuk remedial atau diubah dan dibuat persentase kesulitan nyaa?
jawaban: remedial diberikan kepada siswa yang nilainya di bawah kkm dan persentase untuk soal ini kembali ke sekolah masing masing dan soalnya di anjurkan untuk di bedakan agar dapat mengetahui kemampuan perserta didik dan untuk soal bisa dikombinasikan baik sulit dan mudah agar mampu mengetahui lebih mendalam pengetahuan siswa tersebut
anis’aul khasanah: apa yang membedakan evaluasi pembelajaran pai dengan evaluasi pembelajaran umum lainnya?
jawaban: evaluasi pembelajaran di pai lebih fokus pada afektif dan psikomotorik moral dan praktek ibadah dan untuk pengamalan ibadah sedangakan umum kognitif dan psikomotorik pengetahuan dan penerapan konsep konsep ilmiah
sanggahan : jika dibandingkan dengan evaluasi umum yang bisa diukur dengan angka bagaiman penilaian pai bisa di katakan penilaian yang adil dan konsisten
jawaban: untuk memastikan evaluasi pai adil dan konsisten bisa menggunakan indikator nilai yang jelas dan terukur seperti kejujuran dan tanggung jawab dapat menerapkan penilaian berbasis kinerja dan proyek untuk mengamati pengamalan dalam kehidupan sehari hari bisa juga diberikan umpan balik yang konstruktif dan juga bisa dilihat dari partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan dan ini bisa dilihat dari penilaian objektif walau susah di nilai dengan angka penilaian bisa berupa praktek
faizatur rohma : pada evaluasi qurdis sejauh mana penggunaan tes tulis dalam qurdis mampu mengukur pengmalan kandungan di dalamnya
jawaban: qurdis dapat pengukur teks hadis dan amalan di lainnya dan terbtaas di aspek kognitif saja makna tafsir dan penghfalan ayat tes tulis lebih untuk kognitif siswa kurang untuk internalisasi akhlak dalam qurdis tes tulis bisa di lengkapi dengan penilaian afektif dan psikomotorik seperti observasi prilaku dan tugas portofolio ubtuk melihat sejauh mana siswa bisa mengamalkan dalam kehidupan sehari hari
simpulan: evaluasi pembelajaran pai merupakan proses yang sangat penting dan tidak hanay fokus pada aspek pengetahuan tapi juga mencakup sikap dan keterampilan mata pelajaran memiliki karakteristik yang berbeda setiap mata pelajaran maka harus menggunakan teknik yang tepat untuk mengevaluasi secara menyeluruh